KONFIGURASI DHCP PADA SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN 5.0.3 LENNY

KONFIGURASI DHCP PADA SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN 5.0.3 LENNY

 4793594594_1ddba7bb11_z

DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol merupakan protokol yang berbasis arsitektur client / server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam suatu jaringan. Sehingga service DHCP memungkinkan client untuk tidak mengisi alamat Internet Protocol-nya secara manual, melainkan server yang akan memberikan alamat IP kepada client secara otomatis.

Konfigurasi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) pada Linux Debian 5.0.3 Lenny dapat dilakukan melalui tiga cara. Pertama, adalah menggunakan aplikasi dnsmasq dan yang kedua adalah menggunakan dhcp3-server serta yang ketiga menggunakan Access Point.

Konfigurasi DHCP Menggunakan DHCP3-Server

1.      Login ke System Operasi server Anda sebagai root.
Username         : root
Password         : ******** {password root anda}
2.      Install aplikasi yang diperlukan.
server:/#apt-get install mc dhcp3-server
 
3.      Setting IP Address dan mulai mengkonfigurasi file dhcpd.conf.
server:/#mcedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
 
4.      Tekan F7 dan cari baris #A slightly different configuration for an internal subnet, kemudian masukkan settingan berikut dibawahnya :
#A slightly different configuration for an internal subnet
subnet 200.200.200.0 netmask 255.255.255.0 {
range 200.200.200.100 200.200.200.200; #rentan IP yang akan didistribusikan
option domain-name-servers 200.200.200.1; #DNS server kepada IP tersebut
option domain-name “sugengcido.blogspot.com”; #untuk mengarahkan domain internal
option routers 200.200.200.1; #gateway diarahkan pada ip 200.200.200.1 (eth1)
option broadcast –address 200.200.200.255; #broadcast address
default-least-time 600; #default waktu peminjaman IP
max-lease-time 7200; #maksimal peminjaman IP
5.      Selanjutnya, edit dhcp3-server untuk menentukan Ethernet mana yang akan diberi service DHCP Server.
server:/#mcedit /etc/default/dhcp3-server
       cari baris yang berisi “INTERFACES” (berada pada baris terakhir), dan kemudian
       isikan nama Ethernet yang akan kita beri service dhcp, misalnya:
INTERFACES=”eth1”
(ethernet offboard)
atau
INTERFACES=”eth0”
(ethernet onboard)
6.      Setelah selesai, restart service dhcp3-server dengan cara:
server:/#/etc/init.d/dhcp3-server restart

Konfigurasi DHCP Menggunakan DNSMASQ
 
1.      Login ke SysOS Server Anda sebagai root atau superuser
Username         : root
Password         : ****** {password root anda}
 
2.      Edit file /etc/dnsmasq.conf , dan masukkan settingan berikut pada baris paling bawanh:
domain=sugengcido.blogspot.com
dhcp-range=200.200.200.100,200.200.200.200,12h
dhcp-option=1, 255.255.255.0
dhcp-option=3, 200.200.200.1
dhcp-option=6, 200.200.200.1
dhcp-option=28, 200.200.200.255
3.      Edit file /etc/resolv.conf, dan masukkan settingan berikut:
search sugengcido.blogspot.com
domain sugengcido.blogspot.com
nameserver 127.0.0.1
nameserver 200.200.200.1
nameserver 10.10.10.1
nameserver 8.8.8.8
4.      Edit file /etc/hosts, dan tambahkan baris berikut:
10.10.10.10        downloads.sugengcido.blogspot.com mail.sugengcido.blogspot.com
10.10.10.10    sugengcido.blogspot.com
5.      Restart service dnsmasq dengan cara: server:/#/etc/init.d/dnsmasq restart



Konfigurasi DHCP Menggunakan ACCESS POINT
(TP-LINK TL-WA500G)
 

1. Pastikan terlebih dahulu, Access Point yang akan Anda gunakan masih dalam keadaan baik dan sebaiknya anda reset TP-Link Anda sehingga IP-nya berubah menjadi IP Standar TP-LINK TL-WA500G yaitu 192.168.1.1.

2. Kemudian, hal selanjtnya adalah setting IP Address Computer Anda, agar sekelas dan connect ke Access Point.

Internet Protocol : 192.168.1.2
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : Leave Blank
Primary DNS : Leave Blank
Secondary DNS : Leave Blank

3. Open browser Anda dan masukkan IP Address AP (192.168.1.1) ke address bar browser Anda. Kemudian login menggunakan Username : admin dan Password : admin.
4. Lalu OK, kemudian Anda akan masuk main menu AP TP-Link. Selanjutnya, klik menu Network dan isikan IP Address untuk AP tersebut.

IP Address : 200.200.200.2
Netmask : 255.255.255.0

Save.

5. Disini, Anda harus menyetting ulang IP Address computer anda ke 200.200.200.XXX. Dan mengulangi langkah No.3.

6. Klik menu Wireless dan klik Basic Setting

Channel : 6
Mode : 54Mbps (802.11g)
Region : United States
Checkbox : Access Point 
SSID : sugengcido.blogspot.com

Save.

7. Kemudian klik menu DHCP pada DHCP Server beri centang pada “Enabled” dan masukkan Start IP address Samapi End IP Address sesuai pengguna Clientnya.

SHCP Server : Enable
Start IP Address : 200.200.200.100
End IP Address : 200.200.200.200
Address Lease Time : 120 minutes
Default Gateway : 200.200.200.1
Default Domain : 200.200.200.1
Primary DNS : 10.10.10.1
Secondary DNS : 10.10.10.254

Save.

Sumber : http://sugengcido.blogspot.com/2012/09/konfigurasi-dhcp-pada-sistem-operasi.html#ixzz2KyWcbHAf

By srinuryati31

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s